Friday, March 29, 2013

KBB#33: Something Artisan


KBB#33:
Something Artisan: Bagels
Sumber: Peter Reinhart: Artisan Breads Every Day: Fast and Easy Recipes for World-Class Breads

Resep Dough
21g barley malt syrup, madu, atau rice syrup, atau 7g diastatic malt powder
3g ragi instant
10,5g garam
255g air hangat (sekitar 35C)
454g unbleached bread flour

Resep Rebusan Roti
181-272g air
28,5g barley malt syrup atau madu (optional)
14g baking soda
7g garam



Metode Membuat Dough
1.     Aduk malt syrup, ragi, dan garam ke dalam air hangat.
 

2.     Masukkan tepung ke dalam mangkuk mixer dan tuang campuran malt syrup ke dalamnya. Jika menggunakan mixer, gunakan pengaduk dough dan kocok menggunakan kecepatan rendah selama 3 menit. Jika pakai tangan, gunakan sendok kayu yang besar dan aduk hingga 3 menit, hingga tercampur rata. Adonannya musti terbentuk rada padat, membentuk bola kasar, dan semua tepung harus sudah tercampur rata dengan cairan, jika tidak maka tambahkan sedikit air. Biarkan adonan istirahat selama 5 menit. -> pas waktu bikin sudah cukup (tdk memerlukan tambahan air)
 

3.     Kocok lagi dengan kecepatan rendah selama 3 menit atau tuang ke atas meja kerja yang sudah ditaburi tepung lalu uleni dengan tangan selama 3 menit hingga adonan lembut dan sudah membentuk gluten. Adonannya akan elastis, jika dirasa dengan tangan akan berasa lembut. Jika adonan terlalu lembek maka perlu tambahkan sedikit tepung. -> waktu bikin ga perlu tambahan tepung
 

4.     Letakkan adonan ke dalam mangkuk yang telah diolesi minyak tipis, tutup mangkuk dengan plastik dan biarkan adonan naik dalam suhu ruangan selama 1 jam.
 

5.     Ketika anda siap untuk membentuk bagels, siapkan baking tray yang dilapisi parchment paper atau silicone mat, lembabkan dengan spray oil atau olesi dengan minyak, tipis-tipis saja. Bagi adonan 6-8 adonan kecil. (Umumnya berat bagels 113g sebelum dipanggang, tapi anda bisa bikin lebih kecil dari itu.) -> dibagi menjadi 6 bagian
 

6.     Bulat-bulatkan adonan (ngga usah terlalu padat) dengan cara menggilingnya di atas meja kerja dengan satu telapak tangan yang ditangkupkan. Jika anda bikin lebih dari 6 bagels, anda harus menyediakan 2 baking tray. Jangan gunakan tepung di atas meja kerja anda. Jika adonan tidak bisa dipulung membentuk bola, lap saja meja kerja anda dengan serbet lembab dan coba lagi.
 

Ada dua metode membentuk bola-bola adonan menjadi bagels.
Metode pertama adalah melobangi bagian tengan bola adonan untuk menyerupai bentuk donat. Pegang adonan dengan kedua ibu jari di dalam lobang, putar adonan dengan tangan anda, sedikit demi sedikit memelarkan adonan hingga lobang membesar sekitar 2 inci (1 inci = 2,54cm).
Metode kedua adalah dengan menggunakan kedua tangan membentuk adonan dari bola-bola menjadi berbentuk sosis dengan ukuran panjang sekitar 8 inci di atas meja kerja yang bersih dan kering. Tipiskan sedikit kedua ujung sosis dan lembabkan kedua ujungnya. Letakkan satu ujung adonan ke atas telapak tangan anda dan gulungkan mengelilingi tangan anda hingga membetuk lingkaran, mulai dari celah antara ibu jari dan jari telunjung dan mengelilingi telapak tangan. Ujung-ujungnya akan bertumpuk sekitar 2 inci. Satukan sambil dipencet ujung-ujung yang bertemu dan bertumpuk ini dan tekan ujung-ujung ini ke atas meja kerja, gulung-gulungkan ke depan dan belakang beberapa kalu supaya lengket. Lepaskan adonan dari tangan anda, sama ratakan ketebalannya jika perlu dan lubang di tengah dengan diameter berukuran sekitar 2 inci. -> Dua bagel pertama dibuat dengan metode kedua

7.     Letakkan bagel yang sudah dibentuk ini di atas baking tray yang sudah disiapkan, lembabkan dengan spray oil atau olesi sedikit minyak. Tutup seluruh baking tray dengan plastik dan simpan di kulkas semalaman atau hingga 2 hari. (Anda juga bisa proofing seluruh adonan di dalam mangku yang telah diolesi minyak selama semalam dan kemudia bentuk bagelsnya pada hari akan dipanggang, 60-90 menit sebelum direbus dan kemudian dipanggang, atau sesegeranya setelah lulus float test).


Baking Day!
1. Keluarkan bagels dai dalam kulas 60-90 menit sebelum anda memanggangnya, dan jika anda merencanakan untuk menaburkan bawang kering (dried onion) atau bawang putih di atasnya, rehydrate dulu bahan-bahannya. Segera check apakah bagels sudah siap untuk dipanggang menggunakan 'float test'. Yaitu: letakkan sebuah bagels ke dalam sebuah mangkuk kecil berisi air dingin. Jika bagels tenggelam, maka keringkan dan kembalikan ke atas baking tray, lalu tunggu hingga 15-20 menit, lalu test lagi. Jika bagels mengapung, maka sudah siap direbuh. Jika bagels lulus test tapi anda belum siap baking, masukkan kembali ke kulkas sehingga tidak overproof. Sekitar 30 menit sebelum baking, panaskan oven dengan suhu 260C dan kumpulkan garnish anda (biji-bijian, bawang bombay, bawang putih, dan sebagainya).

2. Isi panci dengan 181-272g air, pastikan tinggi air sekurang-kurangnya memilki kedalaman 4 inci. Tutup, biarkan mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan simmering (air tetap mendidih tapi tidak membentuk balon-balon besar). Masukkan malt syrup, baking soda, dan garam.

3. Masukkan bagel satu persatu ke dalam air rebusan hanya sampai panci bisa memuatnya, jangan over-crowded ya. Bagels akan segera mengapung dalam kurun waktu 15 detik. Setelah 1 menit, gunakan sendok berpori lalu balikkan bagel satu per satu. Teruskan merebus hingga 30-60 detik, lalu gunakan sendok berpori keluarkan dari air rebusan dan letakkan ke atas baking tray. (Penting kiranya bahwa parchment paper diolesi sedikit minyak, jika tidak nanti bagels akan lengket ke kertas). Taburi taburan sesuai selera anda sesegeranya (kecuali cinnamon sugar—lihat keterangan di bawah).

4. Masukkan bagels ke dalam oven, panggang dengan suhu yang dikecilkan hingga 232C, selama 8 menit, lalu putar loyang dan check bagian bawah bagels. Jika terlalu gelap, letakkan loyang lain di bawah loyang yang berisi bagels. Panggang lagi selama 8-12 menit, hingga bagels berwarna kecoklatan. Dinginkan ke atas rak sekitar 30 menit sebelum diiris atau disajikan.

Variasi
  • Ganti jumlah bread flour dengan whole grain flour sesuai takaran. Jika begitu, anda harus menambah jumlah air ke dalam adonan 14g untuk setiap 56.5g whole grain flour.
  • Bahan taburan bisa dikombinasikan: biji poppy, biji wijen, garam kasar, atau bawang bombay/bawang putih kering (rehydrate: rendam bawang bombay/bawang putih kering di dalam air sekurang-kurangnya 1 jam sebelum digunakan). Topping akan lengket lebih baik jika anda mengolesi setiap bagels dengan egg white wash dengan mencampur 1 putih telur dengan 14g air. Jika menggunakan garam kasar sebagai taburan, ingatlah sedikit saja sudah cukup.
  • Untuk bagel kismis, campur 227g kismis selama 2 menit terakhir pengadukan adonan, dan jika anda suka bubuk kayu manis, aduklah 4g bubuk kayu manis ke dalam tepung sebelum anda mulai mengaduk. Ketika bagels baru keluar dari oven, olesi bagian atasnya dengan mentega leleh dan gulingkan atasnya ke atas campuran bubuk kayu manis dan gula untuk memberi rasa cinnamon crust yang lezat. Anda bisa membuat cinnamon sugar dengan mencampur 44g bubuk kayu manis dengan 113g gula.
Dengan bangga logo lulus ini aku pajang

Wednesday, March 27, 2013

Klappertaart Durian

Klappertaart Durian
 
Sudah lama banget ga pernah bikin klappie dan nuha sudah berkali2 request. Alhamdulillah baking blue sudah berakhir dan sekarang mulai semangat lagi untuk baking. Ini kue favorit Nuha banget, bisa habis seloyang sendiriJ.
Resep ini original dari almarhum mb Rurie (dulu salah satu moderator NCC) dan sudah beredar luas di internet. Hanya tinggal menambahkan beberapa butir durian, jadilah klapertaart durian.

Bahan :

1 ltr susu segar
200 gr gula pasir
1/2 sdt garam
50 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena
50 gr tepung custard
150 gr butter
6 btr kuning telur
2 btr kelapa muda
6 butir durian local
100 gr kenari
1 sdm kayu manis bubuk

Topping :

6 butir putih telur
4 sdm gula pasir
2 sdm tepung terigu
kayu manis bubuk

Cara Membuat :
  1. Cairkan tepung terigu, tepung maizena dan tepung custard dengan susu secukupnya, sisihkan.
  2. Rebus sisa susu segar, gula pasir dan garam sampai mendidih
  3. Masukkan larutan tepung kedalam susu sambil diaduk sampai mendidih
  4. Masukkan butter, aduk rata
  5. Masukkan kayumanis bubuk, kenari cincang dan kuning telur
  6. Masukkan ke dalam loyang sampai 1/2 tinggi
  7. Panggang dengan cara au bain marie sampai setengah matang
  8. Kocok putih telur sampai berbusa, masukkan gula sedikit demi sedikit, kocok lagi sampai kaku
  9. Masukkan tepung terigu, aduk rata
  10. Setelah setengah matang, tambahkan toping, oven lagi sampai toping matang berwarna kecoklatan
Note from Nuha : "seloyang tak kan cukup he he he, ayo bikinin lagi Bunda"

Tuesday, March 26, 2013

Kulit Pizza

Kulit Pizza (Resep Primarasa)

Karena Nuha doyan pizza dan mencoba menvariasikan bekalnya Nuha, kali ini coba2 bikin kulit pizza untuk persediaan. Hasil jadi 8 mini pizza. Kalau mau dibuat stock, setelah dioven, masukkan pizza ke wadah tertutup dan taroh di freezer. Nanti kalau mau pakai tinggal dimasukkan ke dalam rice cooker dan siap dipanggang dengan topping yg disuka.




Dough/Kulit Pizza:
350 gr Tepung Protein Tinggi (Kunci)
5 gr ragi instant
1 sdm minyak goreng (original : minyak zaitun)
2 sdm gula
1 sdt garam
200 ml air hangat (original 250ml - tapi pas nyoba 200 ml cukupan)

Cara Membuat:
1.   Campur tepung terigu, ragi, gula dan garam, aduke denga mixer heavy duty speed 1
2. Masukkan air hangat sedikit sedikit sampai dirasa cukup
3. Tambahkan speed menjadi 3 sampai adonan kalis
4. Isitrahat adonan 20 menit, tutup dengan plastik
5. Bagi adonan menjadi 8 bagian
6. Giling dan bentuk bulat, olesi permukaan pizza dengan minyak goreng
7. Oven selama 15 menit

Monday, March 25, 2013

Pancake Pisang Duren


Pancake Pisang Duren

Bahan-bahan:
150 gr Tepung Terigu
30 gr Energen rasa vanilla
1 butir Telur utuh (bisa ditambah 1 butir lagi)
250 ml susu cair
100 gr Gula Pasir
1 buah pisang ambon over ripe (haluskan)
1 butiran durian (kurang kerasa, jadi bisa ditambahi)
Sejumput Garam


Cara Membuat:
1.       Kocok semua bahan sampai licin
2.       Panaskan pan, setelah cukup panas masukkan adonan 1 sendok sayur
3.       Setelah matang, balik
4.       Pancake siap dihidangkan

Bekal nuha unutuk hari ini, spagethi dan pancake pisang duren. Komen dari temannya Nuha : pisangnya kerasa tapi durennya enggak, kurang banyakJ


Thursday, March 21, 2013

Cake Pandan Kukus

Cake Pandan Kukus

Permintaan Varo untuk bekal hari ini, kuenya warna biru. Kalau ga biru ga suka.
Ok lah nak, bun bikin yg biru untuk adik dan pandan untuk mbak

Bahan:
3 Telur
100 gr Terigu Segitiga
80 gr Gula
80 ml Susu
½ sdt Garam
1 sdm Pasta Pandan

Cara membuat:
1.      Kocok gula dan telur sampai mengembang
2.      Masukkan terigu dan susu bergantian dengan speed rendah. Tambahkan garam
3.      Ambil ¼ adonan untuk warna biru
4.      Tambahkan pasta pandan ke sisa adonan
5.      Kukus selama 15 menit dan sajikan

Crepes Pandan


Lama banget ga pernah update blog.
Ngumpulin semangat dulu nih... Bismillah..
Bekal NuVA hari ini Crepes Pandan, Alhamdulillha keduanya doyan dan bekalnya habisJ

Bahan:
1 Telur
150 gr Terigu Segitiga
50 gr Gula
200 ml Susu
½ sdt Garam
1 sdm Pasta Pandan

Cara membuat:
1.      Campur semua bahan dan kocok sampai licin
2.      Panaskan pan, oles dengan margarine supaya tidak lengket
3.      Tuang adoran 1 sendok sayur dan ratakan (dengan memutar pan). Biarkan sampai matang
4.      Balik crepe sehingga kedua sisi matang
5.      Gulung dan sajikan

Wednesday, January 09, 2013

Enjoy Singapore 2012 - part 2

Lets's See The Merlion

Hari kedua di negara Singa, diawali dengan bangun pagi dan wiskul mencari sarapan. Pilihan jatuh ke roti cane atau roti tawar dan off course teh tarik. Jadilah kami makan pagi di resto khas India. Menunya ada nasi briyayi, murtabak (penampakannya sih mirip martabak), tauhu goreng (mungkin maksudnya tahu goreng) dan Masala Dosa.


Penasaran sama "masala dosa", ternyata ini penampakannya. Kulit pastri (rasanya mirip roti maryam), diisi sama daging dengan bumbu khas India yang tajam ditambah 3 macam kuah kari. Kulit crispy-nya enak lho, tapi isian-nya ga habis, bumbunya too strong, even for me:).



Di Minggu pagi, ternyata banyak orang yg sekadar jogging di pinggir jalan dan bersepeda, termasuk bule.
Disini kayanya bule biasa banget, jadi mereka juga santai aja mingle dengan lainnya. Jadi nyadar deh, kalau di negri kita, bule tuh makhluk spesial sampai perlakukannya juga beda.


Padi hari disini, udaharanya masih segar lho. Walau singapura penuh dengan gedung pencakar langit, tetap aja ruang hijaun dan suasananya menunjang (walau ga ada car free day). Pohon2nya rindang dan yang jelas jalanan lenggang ga macet ya..

Selanjut, menuju apa lagi yang paling terkenal di Singapura, selain ..... patung singa "The Merlion". Kami naik MRT ke pusat kota, menyusuri sungai dan jembatan. Sebelum ke Merlion, foto dulu didepan Asian Civilisation Museum. Sayangnya, cuara mendung dan gerimis. Jadi fotonya kurang menyenangkan, ga bisa lihat statue2 dipinggiran sungai dan kurang bright deh. Berhubung waktu yg singkat, kami tetap keep on schedule. Walau gerimis, ga ada payung, masih bisa lari hehehe. Mumpung masih pagi, olah raga dulu yak...


Setelah melewati terowongan dan jembatan, sampailah kita di lokasi. Ternyata si merlion ini, ada didekat sungai di bagian lain, disebelah gedung2 yang dilihat sebelumnya, disebrang helix brigde. Selain giant Merlion, dibelakangnya ada miniaturnya lho. Mungil dan anak2 pasti lebih suka si Merli Mini daripada yang aslinya. Pose favorit foto disini ternyata keramas atau minum airnya Merlion, bisa juga pura2 mengangkat casino boat atau latar belakang opera house. Semua pose sudah dicoba hehehe...


Setelah puas photo2 dan alhamdullillah mendungnya sedikit demi sedikit hilang, kami naik Singapore River Cruise. See the city from the river...... Di perahu yang menyusuri sungai, dimana tiap perahu ada digital guidenya - jadi kita bisa santai sambil mendengarkan suara tentang sejarah Singapura dan gedung2 disekitaran sungai. Sungainya bersih dan bahkan sampai dikolong jembatan pun ga ada sarang laba2.


Benar2 city walking. Setelah tujuan tercapai "foto di patung singa", saatnya kembali ke airport dan menuju te tempat berikutnya. Kali ini menyusuri jembatan yang berbeda dari sebelumnya, melewati opera house, gedung parlemen bahkan tugu pahlawan-nya Singapura.


Sebelum pulang, kami mampir di mall khusus IT, melihat latest gadget yang ada.. ada Nokia Lumia, Ipad Mini, Samsung GalaxyNote terbaru, Acer notebook dengan layar sentuh dan lainnya yg bikin mupeng.

Spesial thanks untuk Uda yang udah jadi guide dan sponsor city tour Singapore 2012. Semoga tambah banyak dan barokah rezekinya, Mudah2an suatu saat bisa kesini lagi tapi with Nu, Al dan ayah.

Narsis lagi ah.. peace..!!!


Monday, December 31, 2012

Enjoy Singapore 2012 - part 1

Let's have fun and holiday

Pertengahan November 2012, Bunda berkesempatan mengunjungi pak Tuo di Singapura. Sebenarnya udah lama pak tuo disana, hampir 8 tahun sepertinya. Ini yg kedua kalinya bun mampir dalam perjalanan transit, alhamdulillah kunjungan kali ini bisa menginap semalam di Pasir Ris. Suasana di Singapura walaupun November, tapi pernik pernik Natal dan suasana liburan sdh terasa banget. Mudah2an next bisa kesini dengan ayah, Nu dan Al.


Tujuan pertama tentu saja Orchad Road yang ruamee... banget dan penuh dengan pusat perbelanjaan. Any kind brand kayanya ada disana. Jadi kami menyusuri jalan dari ujung sampai ujung lagi. Ada banyak photo both dan street artis disepanjang jalan. Diantara ya King and Queen ygn difoto ini. Bun sempat masuk kesalah satu mall, ke counternya Bally dan berfoto dengan patung marmer panda (ternyata si panda ini adalah maskot Singapore Zoo). Di counternya LV, malahan orang2 masuk aja harus antri, kayanya mereka membatasi jumlah orang yg ada didalam toko demi menjaga kenyamanan pelangan. Servisenya hebat !!!

Ini street artistnya orchad yang sdh masuk koran. Orangnya tua banget ya dan banyak lho yg lihat dan ngasih uang. Jadi si pak tua ini hulahup rantai kayu di tangan, leher dan pinggangnya. Nah latar belakang foto ada bis tingkat. Seru juga naik bis ini, kalau bisa naik yg atas, paling depan:) 

Ada mesjid juga lho Orchad ini. Setelah puas jalan2, kami sholat di mesjid dan bersiap untuk ke Singapore Flyer. Mesjidnya ini jangan dibayangkan kaya mesjid di Indonesia yang ada kubahnya dan microphone. Jadi mesjid ini ada di lantai satu sebuah gedung.. Walaupun demikian tetap nyaman untuk beribadah. Dann... ga ada orang lagi tiduran di mesjid lho... hehe
Duh enak banget nih yg bisa jalan2......

Tujuan berikutnya adalah Singapore Flyer. Oh iya kemana-mana, kita cukup naik MRT dan bis saja. Dari Orchard ke Singapore Flyer kami naik bis (di halte, kita bisa melihat nomor bis yg menuju kesana), jadi cukup simple dan ga pake nyasar.

Sebelum ke Flyer, kita mampir dulu ke Helix Brigde dan photo2 disekitar sungai dan casinonya Singapura. Ga masuk casino sih, cuma lihat2 aja dari jauh. Sama Uda sih ditawarin masuk lihat2, free buat turis kalau yg minat masuk. Pejalan kaki di negeri singa ini bener2 dihargai. Jadi Helix Bridge (jembatan DNA) ini ditujukan untuk pejalan kaki. Kalo di negri sendiri udah penuh sama pedagang kaki lima sama motor kali ya..... Sungainya juga bersih dari sampah dan emang terasa 'city'-nya. Ga ada kawasan kumuh dan ga ada pengemis atau pengamen di perempatan jalan.

Nah ini suasana di dalam jembatan. Ada lampu2nya dan menarik banget untuk ditelusuri. Tuh anak kecil aja juga suka lho nguber lampu didalam jembatan. Kalau hujan ga kehujanan dan kalau panas ga kepanasan, ada tutupnya.


Pertama kali bayangan akan Singapore Flyer ya tentu saja yg seperti di Dufan itu. Tapi ini beda lho. Jadi memang lebih gede ada kapsulnya, muternya sekitar 45 menitan. Klaimnya "world's largest giant observation wheel". Oh iya di Flyer ini, kita bisa romantic dinner (tapi pesen dulu) dan bisa bikin acara ultah atau acara seru-seruan didalam. Kreatif banget ya promosinya. Kebetulan pas naik, hari sdh malam, jadi city view from above is so wonderfull.

Nah kelihatan dari atas, helixnya udah kaya DNA beneran kan.
Gedung pencakar langitnya juga full dengan kerlip lampu... Dan jalanannya lancar, ga kelihatan macet...
Semoga kedepannya kota2 diIndonesia bisa seperti ini ya....

Rupanya diedisi ini, si Flyer berubah menjadi world's largest cristmast tree. Oh iya, didalam fyer ini ada juga semacam museum kecil tentang sejarah singapura. Jadi ada photo2 before and after, dimana foto tahun jadul disandingkan dengan photo masa kini. Sehingga kita bisa melihat perkembangan Singapur. Terus juga dijelaskan secara detail pembangunan Flyer misal jumlah kabel dan kapsul. 

Nah sekian dulu edisi pertama. Lanjut ke part 2 di posting berikutnya. Narsis dulu boleh dong.....




Thursday, October 25, 2012

Somewhere In China

Somewhere in China

It was started with this little problem in one of our Chinese'suplier (ok.. not that little), management decide to send someone to this trouble maker and fix them. Fortunately (or unfortunately) I am the chosen one. My passport was nearly expired so took two days to re-new it and I had no change to apply visa. Ok.. I was worry but let's not get panic.

My morning flight was OK and on time, I arrived in Hongkong safely, took ferry to mainland and apply visa arrival without any issue at all. Upon my arrival in hotel, my favourite project manager who gave us this little problem picked me up for dinner. We did have a nice Italian dinner somewhere in China... can not imangine, somedday I was in my small city in Indonesia and the other day in other country. How lucky me...this experience will not happened everyday, right.

I spent the first day at mainland in factory, it was nice Chinese factory (with a lot of expart, one of them is nice looking), they have good machine, good system, good people to work and they was not too difficult to be fixed. Really happy with their effort and appreciated their nice welcoming and hospitality.

Since problem was solved, so I decide to visit another supplier with my beautiful coulague. We manage to see the facility, can not compare at all with the first one. In the night we have a lovely Chinese traditional dinner. I am quite OK with this travelling. EXCEPT the fact I can not go to sight seeing in Hongkong while waiting for my long flight time to Surabaya:(
Gosh... need to handle this more properly in future.....