Showing posts with label Traveling story. Show all posts
Showing posts with label Traveling story. Show all posts

Friday, October 23, 2015

History of my ecco "Touch 25 Sandal"

History of my ecco "Touch 25 Sandal" ......


When I saw this sandal for the first time, I decide right away to purchase, no doubt about it.
The sandal is so comfort, yellow col and accompany me to many places.
From sandy beach at Condong Merak Malang, rocky beach at Bangka Island, and to Garden by the Bay Singapore.

Tried to compile them to history ....


One memorable moment when we were at mount Kelud... It was really took some nerve to stand so near the edge of the cliff to have this great pictures.
This picture publish by our PR to company portal...



Another shot on top of mount Kelud....


Here was moment at Simpang Pindul Kediri... where I found a nice tile color....



at Bangka Island....



Here when I was at Singapore

 
 
At Garden by the bay

 
 Thank you super comfort yellow sandal to accompany me for the last 2 years......
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Shoe Selfie with Ecco Touch 25 Sandal

Shoes Selfie with Ecco Touch 25 Sandal


Punya banyak sepatu bukan berarti tiap hari gonta-ganti pakai. Sama halnya dengan baju, ada salah satu atau beberapa yg sering dipakai karena mungkin merasa nyaman atau punya keterkaitan dengan si sepatu itu.

Saya juga mengalami hal itu. Saya memiliki sepatu (dalam kasus saya sandal) yang sangat saya sering pakai kemana-mana selain untuk bekerja. Alasan saya memakai "si kuning" ini, selain nyaman dipakai dan ringan juga "eye catching" dan cocok saja dipakai untuk segala suasana. Si kuning ini  menjadi shoe selfie terbanyak saya.

Dari pantai pasir di selatan Jawa, pantai di Bangka Belitung bahkan sampai ke Singapura.



Ketika di Kediri dan menemukan corak lantai yang unik



Waktu hiking di gunung Kelud

 
Kelelahan do Garden by the Bay Singapura
 
 
 
 
Dan ini adalah ultimate selphie di Ecco Shop Singapura dimana saya memamerkan sandal yg sama dengan yang saya pakai....
 
 
 
Ini shoes selphieku.... mana punyamu....
 
 
Sidoarjo, 23 October 2015
Dedicated for my super comfort Touch 25 Sandal in yellow col.... thank you for accompany me for the last 2 years...

 
 
 
 

Sunday, May 24, 2015

Belajarlah (Bekerjalah) sampai ke negeri China - Part 2

Around Dong Guan, Mainland, China

Lanjutan dari artikel sebelumnya, ini adalah foto-foto dari perjalanan ke China tahun lalu.
Dong Guan ini  salah satu kota terbesar di China. Rame sepanjang waktu dan aman bagi turis walaupun di malam hari
 



Welcome by "little monster" Kande Hotel... Lucu juga bonekanya ini kok monster. Waktu kunjugan berikutnya, boneka ini diganti ke teddy bear yg lebih ramah. But I like the monster one. Oh iya boneka ini kompliments dari hotel yg bisa dibawa pulang.

 


Hotel Kande ini nyaman dan penataannya bagus bingits...


As usual, hotel di China, apalagi hotel baru seperti ini, designnya "a bit tacky "


Yin and yang.. Ini statu di lantai hotel
 


Ternyata Dong Guan berjarak 3390 km dari Sidoarjo.
Kalo ke China, selalu galau masalah makanan. Ini pilihan paling umum, japanese food.
 


Lengkap deh sama teh hijaunya



And sushi...
 




Nah ini sesi pas waktu lunch... cari ikan segar...




Ini ikan apa ya ?




Ini masakan udang yg seems simple tapi ini enak kok, udang rebus
 



Buncis dan udang, sayurnya enak, krenyes


Telor dadar juga ada lho di China
 
 



Oh iya, setiap konference gina, biasanya ada corporate dinner ala dining China. jadi kita duduk di meja bundar dan makanan-nya datang satu2 ala fine dining. Ruangan-nya VIP jadi memang ada ruangan khusus
 



Ala fine dining... Uppsss.. no wine for me, jadi biasanya isinya jus atau coke


"tacky, right?..."
 



Hari berikutnya dinner di resto Jepang lagi. Tapi kali ini ada chef-nya. Si chefnya masak terus ktia makan begitu terus tadi makan pembuka sampai penutup. Seru deh 
 



Fresh tuna...


Ini telur ikannya berasa krenyes..


Nah yg ini kesukaan. Jamur hitam ini rasanya enak bingits deh. Favorit.....
 



Ini sayuran apa ga ngerti juga... Tapi sempat ngicip, rasanya lumayan..
 

 
Dessert ....


INi kue yg ada di bakery di salah satu mall..
 



Looks yummy....

 



 



 
 
kayanya enak ya............

Wednesday, June 25, 2014

Around Dong Guan, Mainland, China

Belajarlah (Bekerjalah) sampai ke negeri China - Part 1

Perjalanan kali ini bisa dibilang seperti liburan. Ga seperti trip ke Eropa yg memakan waktu seharian, ke China hanya 4 jam saja... Biasanya ke mainland selalu transit di Hongkong, nah kali ini mencoba transit di Jakarta. Agak nyesel sih...... selain lebih ribet, jadwal flight-nya pun kurang nyaman. Diambil hikmahnya aja untuk next travelling.
 

Berada dipusat kota yang notabene ga pernah tidur, selalu saja menyenangkan. Selain jalan-jalan mengagumi gedung-gedung tinggi, keluar masuk shopping mall atau hanya sekadar ngopi di Starbuck... rasanya hidup santai dan menyenangkan.
 
 
 
Selain jalan-jalan, tentu saja harus disempatkan bertemu sahabat lama sambil dinner masakan tradisional China. Enaknya kalau ada teman local mainland, kita ga perlu was-was karena bisa memesan makanan yang cocok dengan religi masing-masing.



Dimainland, belum pernah bisa menemukan 'halal restorant', jadi setiap trip selalu yang menjadi andalan adalah seafood atau japanese restoran. Kalau sarapan biasanya ga jauh dari sereal, roti dan buah.... Sehat banget kan, hehe.. Masakan China bisa dibilang cocok dengan lidah Asia, jadi ga akan kehilangan selera.. malahan tastenya cukup lezat walau selalu kepikiran tentang masalah kehalalan-nya itu....
 
Selalu ada kendala bahasa di mainland. Ga seperti di hongkong yang banyak rambu2 dalam bahasa Ingris dan banyak orang yang berbahasa Ingris, di mainland hanya mengandalkan gambar atau gogle translate. So far sih masih lancar dan ga ada kejadian konyol..


Karena tinggal dihotel pusat kota, jadi aman2 saja dan ga ada masalah kalau belanja. Di mall semua sudah standart, harga pas, pakai barcode ga ada tipu-tipu.
 


Hanya saja tiap kali trip selalu ga nahan shoppingnya itu lho........ selalu over bugjet.... Walau demikian selalu bersyukur... keinginan untuk traveling keliling dunia paling enggak sudah tercapai di Asia & Eropa, mudah2an suatu saat bisa ke Amerika, Afrika dan Australia bersama keluarga kecilku
 
 






Thursday, May 29, 2014

Around Skaerbaek, small city in Denmark

Around Skaerbaek, small city in Denmark



Sebelum cerita tentang Skaerbaek, ini sedikit informasi dari Wikipedia

Skærbæk (German: Scherrebek) is a town with a population of 3,062 (1 January 2014)[1] and a former municipality (Danish, kommune) on the coast of Tønder municipality in Region of Southern Denmark on the Jutland peninsula in south Denmark. The former Skærbæk municipality covered an area of 360 square kilometres (140 sq mi) and had a total population of 7,294 (2005).
The municipality included the island of Rømø, the southernmost of Denmark's part of the North Frisian Islands. The island, which lies in the Wadden Sea about 6.5 kilometres (4.0 mi) from the mainland, is a popular beach area in the summer, and is linked to the mainland by a road— Rømøvej— running across a causeway. There is ferry service from the harbour on Rømø to another popular summer island, the German island of Sylt, less than 4 kilometres (2.5 mi) south of Rømø

Skaerbaek ini adalah tempat penginapan sewaktu pertama kalinya ke Denmark. Penginapannya model summer house gitu. Di dalam summer house ini ada dua kamar dan juga disediakan extra bed diloteng. Pas waktu menginap disini ada banyak keluarga dan anak-anak sekolah. Rumahnya ini kecil-kecil tapi semua serba ada, ada dapur dan peralatannya, kursi tamu serta teras dan garasi. Ada kolam renang (dengan pemanas tentunya), gym, lapangan sepak bola, play ground dan juga ruangan meeting.  Unik... Karena ini summer house jadi semua self service. 


Seperti typical kota-kota di Denmark, kita bisa menyusuri jalan, sangat nyaman, ga ada motor atau kaki lima, udara-nya bersih dan tertata rapi, ga macet dan ada jalur pedestrian serta sepeda.


Jangan lupa, a sneak peak to bakery, ga beli sih, cuma lihat etalasenya aja. Normal bakery, ga ada yang serba wah atau hiasan cake yang njelimet, ada cup cake, muffin, roti khas Denmark dan donat. Rotinya orang Denmark ini keras, biasanya dari wheat dan macam-macam type, ada seed-nya, roti sehatlah, untuk makan besar. Bukan seperti roti Indonesia yand dikasih softener dan pemutih untuk camilan.


Walaupun Skaerbaek kota kecil, ada juga musem disini Ga sempat masuk sih, well maybe next time. Pengen tahu juga seperti apa museum di Denmark yang katanya banyak menyimpan sejarah tentang bangsa Viking.
 



Perkotaan dengan toko-tokonya ini ga terlalu panjang dan lama sampai ke ujung jalan, ga seperti Sidoarjo yang rasanya mustahil dinikmati dengan berjalan kaki.


Di kota manapun, sepertinya selalu aja penjual tanaman dan bunga. So romantic....



Yang bikin surprise, ternyata di trotoar pun ada tanaman bunga.. segar dan happy lihatnya kalaau sedang mekar begini.



Sudut kota yang mulai sepi .....