Showing posts with label KBB. Show all posts
Showing posts with label KBB. Show all posts

Friday, March 29, 2013

KBB#33: Something Artisan


KBB#33:
Something Artisan: Bagels
Sumber: Peter Reinhart: Artisan Breads Every Day: Fast and Easy Recipes for World-Class Breads

Resep Dough
21g barley malt syrup, madu, atau rice syrup, atau 7g diastatic malt powder
3g ragi instant
10,5g garam
255g air hangat (sekitar 35C)
454g unbleached bread flour

Resep Rebusan Roti
181-272g air
28,5g barley malt syrup atau madu (optional)
14g baking soda
7g garam



Metode Membuat Dough
1.     Aduk malt syrup, ragi, dan garam ke dalam air hangat.
 

2.     Masukkan tepung ke dalam mangkuk mixer dan tuang campuran malt syrup ke dalamnya. Jika menggunakan mixer, gunakan pengaduk dough dan kocok menggunakan kecepatan rendah selama 3 menit. Jika pakai tangan, gunakan sendok kayu yang besar dan aduk hingga 3 menit, hingga tercampur rata. Adonannya musti terbentuk rada padat, membentuk bola kasar, dan semua tepung harus sudah tercampur rata dengan cairan, jika tidak maka tambahkan sedikit air. Biarkan adonan istirahat selama 5 menit. -> pas waktu bikin sudah cukup (tdk memerlukan tambahan air)
 

3.     Kocok lagi dengan kecepatan rendah selama 3 menit atau tuang ke atas meja kerja yang sudah ditaburi tepung lalu uleni dengan tangan selama 3 menit hingga adonan lembut dan sudah membentuk gluten. Adonannya akan elastis, jika dirasa dengan tangan akan berasa lembut. Jika adonan terlalu lembek maka perlu tambahkan sedikit tepung. -> waktu bikin ga perlu tambahan tepung
 

4.     Letakkan adonan ke dalam mangkuk yang telah diolesi minyak tipis, tutup mangkuk dengan plastik dan biarkan adonan naik dalam suhu ruangan selama 1 jam.
 

5.     Ketika anda siap untuk membentuk bagels, siapkan baking tray yang dilapisi parchment paper atau silicone mat, lembabkan dengan spray oil atau olesi dengan minyak, tipis-tipis saja. Bagi adonan 6-8 adonan kecil. (Umumnya berat bagels 113g sebelum dipanggang, tapi anda bisa bikin lebih kecil dari itu.) -> dibagi menjadi 6 bagian
 

6.     Bulat-bulatkan adonan (ngga usah terlalu padat) dengan cara menggilingnya di atas meja kerja dengan satu telapak tangan yang ditangkupkan. Jika anda bikin lebih dari 6 bagels, anda harus menyediakan 2 baking tray. Jangan gunakan tepung di atas meja kerja anda. Jika adonan tidak bisa dipulung membentuk bola, lap saja meja kerja anda dengan serbet lembab dan coba lagi.
 

Ada dua metode membentuk bola-bola adonan menjadi bagels.
Metode pertama adalah melobangi bagian tengan bola adonan untuk menyerupai bentuk donat. Pegang adonan dengan kedua ibu jari di dalam lobang, putar adonan dengan tangan anda, sedikit demi sedikit memelarkan adonan hingga lobang membesar sekitar 2 inci (1 inci = 2,54cm).
Metode kedua adalah dengan menggunakan kedua tangan membentuk adonan dari bola-bola menjadi berbentuk sosis dengan ukuran panjang sekitar 8 inci di atas meja kerja yang bersih dan kering. Tipiskan sedikit kedua ujung sosis dan lembabkan kedua ujungnya. Letakkan satu ujung adonan ke atas telapak tangan anda dan gulungkan mengelilingi tangan anda hingga membetuk lingkaran, mulai dari celah antara ibu jari dan jari telunjung dan mengelilingi telapak tangan. Ujung-ujungnya akan bertumpuk sekitar 2 inci. Satukan sambil dipencet ujung-ujung yang bertemu dan bertumpuk ini dan tekan ujung-ujung ini ke atas meja kerja, gulung-gulungkan ke depan dan belakang beberapa kalu supaya lengket. Lepaskan adonan dari tangan anda, sama ratakan ketebalannya jika perlu dan lubang di tengah dengan diameter berukuran sekitar 2 inci. -> Dua bagel pertama dibuat dengan metode kedua

7.     Letakkan bagel yang sudah dibentuk ini di atas baking tray yang sudah disiapkan, lembabkan dengan spray oil atau olesi sedikit minyak. Tutup seluruh baking tray dengan plastik dan simpan di kulkas semalaman atau hingga 2 hari. (Anda juga bisa proofing seluruh adonan di dalam mangku yang telah diolesi minyak selama semalam dan kemudia bentuk bagelsnya pada hari akan dipanggang, 60-90 menit sebelum direbus dan kemudian dipanggang, atau sesegeranya setelah lulus float test).


Baking Day!
1. Keluarkan bagels dai dalam kulas 60-90 menit sebelum anda memanggangnya, dan jika anda merencanakan untuk menaburkan bawang kering (dried onion) atau bawang putih di atasnya, rehydrate dulu bahan-bahannya. Segera check apakah bagels sudah siap untuk dipanggang menggunakan 'float test'. Yaitu: letakkan sebuah bagels ke dalam sebuah mangkuk kecil berisi air dingin. Jika bagels tenggelam, maka keringkan dan kembalikan ke atas baking tray, lalu tunggu hingga 15-20 menit, lalu test lagi. Jika bagels mengapung, maka sudah siap direbuh. Jika bagels lulus test tapi anda belum siap baking, masukkan kembali ke kulkas sehingga tidak overproof. Sekitar 30 menit sebelum baking, panaskan oven dengan suhu 260C dan kumpulkan garnish anda (biji-bijian, bawang bombay, bawang putih, dan sebagainya).

2. Isi panci dengan 181-272g air, pastikan tinggi air sekurang-kurangnya memilki kedalaman 4 inci. Tutup, biarkan mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan simmering (air tetap mendidih tapi tidak membentuk balon-balon besar). Masukkan malt syrup, baking soda, dan garam.

3. Masukkan bagel satu persatu ke dalam air rebusan hanya sampai panci bisa memuatnya, jangan over-crowded ya. Bagels akan segera mengapung dalam kurun waktu 15 detik. Setelah 1 menit, gunakan sendok berpori lalu balikkan bagel satu per satu. Teruskan merebus hingga 30-60 detik, lalu gunakan sendok berpori keluarkan dari air rebusan dan letakkan ke atas baking tray. (Penting kiranya bahwa parchment paper diolesi sedikit minyak, jika tidak nanti bagels akan lengket ke kertas). Taburi taburan sesuai selera anda sesegeranya (kecuali cinnamon sugar—lihat keterangan di bawah).

4. Masukkan bagels ke dalam oven, panggang dengan suhu yang dikecilkan hingga 232C, selama 8 menit, lalu putar loyang dan check bagian bawah bagels. Jika terlalu gelap, letakkan loyang lain di bawah loyang yang berisi bagels. Panggang lagi selama 8-12 menit, hingga bagels berwarna kecoklatan. Dinginkan ke atas rak sekitar 30 menit sebelum diiris atau disajikan.

Variasi
  • Ganti jumlah bread flour dengan whole grain flour sesuai takaran. Jika begitu, anda harus menambah jumlah air ke dalam adonan 14g untuk setiap 56.5g whole grain flour.
  • Bahan taburan bisa dikombinasikan: biji poppy, biji wijen, garam kasar, atau bawang bombay/bawang putih kering (rehydrate: rendam bawang bombay/bawang putih kering di dalam air sekurang-kurangnya 1 jam sebelum digunakan). Topping akan lengket lebih baik jika anda mengolesi setiap bagels dengan egg white wash dengan mencampur 1 putih telur dengan 14g air. Jika menggunakan garam kasar sebagai taburan, ingatlah sedikit saja sudah cukup.
  • Untuk bagel kismis, campur 227g kismis selama 2 menit terakhir pengadukan adonan, dan jika anda suka bubuk kayu manis, aduklah 4g bubuk kayu manis ke dalam tepung sebelum anda mulai mengaduk. Ketika bagels baru keluar dari oven, olesi bagian atasnya dengan mentega leleh dan gulingkan atasnya ke atas campuran bubuk kayu manis dan gula untuk memberi rasa cinnamon crust yang lezat. Anda bisa membuat cinnamon sugar dengan mencampur 44g bubuk kayu manis dengan 113g gula.
Dengan bangga logo lulus ini aku pajang

Wednesday, November 30, 2011

KBB 26 Panettone


Sejarahnya adalah :
Roti Italia yang bersejarah, dihiasi dengan buah-buahan mungil bak permata seperti citrus dan raisin, pertama kali dibuat di Milan sekitar tahun 1490. Roti ini kemudian secara cepat menyebar ke seantero Italia, dari pegunungan Alpen di Utara, hingga ke Sisilia di Selatan. Cerita legenda yang populer adalah mengenai asal usul dari panettone. 

Cerita yang paling populer adalah cerita tentang bangsawan muda yang jatuh cinta kepada seorang anak peremepuan dari seorang chef pastry bernama Toni. Untuk memberi kesan kepada ayah dari perempuan yang dia cintai, pemuda tersebut menyamar menjadi chef pastry junior yang sedang magang, yang lalu menciptakan roti berbentuk kubah (dome) yang manis dengan rasa khas. Roti rasa baru ini laku keras, orang berbondong-bondong antri di toko roti tersebut untuk membeli roti pan de Toni.

Di Milan, para pengusaha memiliki kebiasaan untuk memberikan roti panettone sebagai kado natal kepada klien-klien mereka. Namun, jauh sebelumnya, panettone dikenal sebagai makanan mewah, yang tidak semua orang mampu membelinya. Hingga pada suatu saat, tehnik-tehnik produksi baru bisa menekan biaya produksi sehingga membuat panettone bisa terjangkau semua orang. Sebuah proses yang mengkombinasikan ragi dengan paper mould akan membuat ragi merata di adonan roti sehingga menjadi roti yang sangat ringan.

Saat ini panettone, dikenal di seluruh dunia dengan berbagai variasi, dengan diisi krim, ditutup dengan coklat dan icing almond. Roti ini dijual dalam kemasan cantik.  Panettone dapat dinikmati dengan seribu satu cara, dipotong tipis atau tebal, disiram dengan berbagai saus, diisi atau ditutup dengan krim. Sangat cocok sekali di toasted untuk sarapan pagi, dicelup ke susu dingin atau panas, hingga melunak. Panettone bukan hanya tradisi natal, tapi juga pelengkap yang lezat untuk hidangan yang nikmat.


Panettone (traditional Italian christmas bread)
Source: The Worldwide Gourmet
Bahan :
1 ½ cakes of fresh bakers yeast (ragi)
65 ml (1/4 cup) gula
6 tbsp air hangat
6 kuning telur
Lemon zest dari 1 buah lemon
Sejumput garam
500-750 ml (2-3 cups) tepung terigu
100 ml (6 sdm) potongan candied peel
100 gr (6 sdm) + 2 sdm butter/mentega
4 sdm sultana
4 sdm currant (beri berian :P)
1 sdt vanilla


Cara Membuat :
Masukan 1 sdm gula dan ragi kedalam susu hangat, diamkan selama 3 menit. Kemudian  mix dan istirahatkan ditempat yang kering dan hangat (contoh diatas oven yang sebelumnya telah dipanaskan) sampai volume campuran menjadi 2 kali lipatnya, kurang lebih 5 menit.

Masukan campuran tersebut kedalam mangkuk, tambahkan kuning telur, vanilla, parutan kulit lemon, garam dan sisa gula. Campur 500 ml (2 cup) tepung terigu secara bertahap sampai lembut ditangan dan adonan dapat dibulatkan. Kemudian campurkan potongan butter sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lebih lembut dan lebih elastis.

Campur 125 hingga 250 ml (1/2 hingga 1 cup) terigu sampai adonan lebih kokoh, lembut dan tidak lengket.

 
Letakan adonan diatas meja kerja yang telah di taburi sedikit terigu. Uleni adonan kurang lebih 10 menit. Setelah adonan lebih lembut masukan kedalam wadah yang telah di olesi butter, taburi dengan sedikit tepung terigu tutup dengan kain dan letakan ditempat yang kering kurang lebih selama 45 menit sampai adonan bertambah volumenya dua kali lipat.

Kempiskan adonan, tambakan candied lemon peel, kismis dan currants kemudian uleni sampai semuanya tercampur rata.

Taruh kertas roti yang telah di olesi butter dua sisinya dalam loyang besar, masukan adonan dan beri jejak (torehan) diatasnya. Tutup dengan kertas yang telah diolesi butter dan diamkan selama 15 menit di tempat hangat sampai adonan mengembang, Angkat kertas dari atas adonan dan oleskan butter diatas adonan tersebut.

Panaskan oven dengan suhu 200 derajat celcius (400 derajat F), taruh loyang yang telah berisi adonan dalam oven dan panggang kurang lebih 10 menit, turunkan suhu oven ke 160 derajat celcius (350 derajat F) dan panggang lagi selama 30 sampat 40 menit, oleskan adonan roti dengan lelehan butter, roti akan matang setelah bagian atasnya berubah menjadi keemasan dan krispy.


Angkat dari oven dan biarkan selama 15 menit kemudian keluarkan dari loyang. 

Nah ini hasilnya... menurut aku bikinnya ternyata ga susah. Rotinya enak, lembut, manisnya pas dan wangi butter, like it...
Bisa jadi alternatif buat anak2 yang udah bosen makan cake. Tapi.. ngembangnya masih kurang memuaskan. Kalau lihat foto di internet, harusnya berbentuk seperti mushroom. Sepertinya pas terakhir adonannya harus dibulatkan sempurna dan menguleninya harus lebih kalis...

PR ini adalah penutup KBB tahun ini... kesimpulannya...masih suka SKS dan mengerjakan disaat-saat akhir... walaupun disalah satu tantangan jadi host.. 


Dengan bangga logo lulus ini aku pajang dengan harapan next year akan lebih baik lagi. Yuk semangat !



Friday, September 30, 2011

KBB #25 Devonshire "Brithday Party" Tea

Di ulang tahun KBB yang ke-4 ini, kita akan rayakan dengan minum teh bareng, daaaaaaaaaaan... tentu dengan teman spesialnya: scones.
Devonshire tea adalah sebuah sajian minum teh khas Inggris yang konon berasal dari daerahDevon, dimana scones disajikan bersama clotted cream dan selai. Clotted cream merupakan krim kental yang kandungan lemaknya sangat tinggi, sehingga tidak banyak dikonsumsi.
Scones berasal dari kata sconbrot, merupakan ‘roti’ khas Skotlandia yang pada akhirnya diadaptasi oleh masyarakat Inggris menjadi makanan khas Inggris yang pembuatannya hanya meliputi tiga bahan utama: tepung, mentega dan susu. Tekstur scones haruslah ringan, dan tidak berat dan tidak basah seperti brownies, dengan demikian baking powder banyak digunakan sebagai bahan pengembang.
Rasa scones bermacam-macam, namun secara tradisional, scones disajikan plain dan tidak memakai banyak gula. Selain itu, scones populer dipanggang bersama cincangan kurma, kismis, sultanas, atau currants.

Resep Scones:
Sumber: Edmonds Cookery Book, NZ.
Untuk 12 potong
3 cups tepung terigu
6 sdt baking powder
¼ sdt garam
75g mentega
1 - 11/2 cup susu segar
ekstra susu


Cara Membuat :
Ayak tepung, baking powder, dan garam ke dalam mangkuk. Masukkan mentega dan remas hingga berbulir2 seperti remah roti. Tambahkan susu dan aduk cepat menggunakan pisau sampai adonan lembut. Gilas beberapa kali. Tabur tepung sedikit ke atas baking tray. Letakkan dan tekan-tekan adonan scones di atas baking tray. Iris 12 potongan yg sama. Sisakan jarak 2cm antara satu scones dengan yang lainnya. Olesi susu segar di atas scones. Panggang dengan oven 220C selama 10 menit atau hingga matang kecoklatan.

Ternyatanya bikinnya gampang banget, bahannya ga susah, dan cocok buat sarapan... Aku ikutin resep tapi susunya hanya 1 1/4 cup.. Adonannya sedikit lembek sih, tapi pas keluar oven, ngembangnya bagus. Rasanya tawar cocok dikasih selai dan teman minum teh..
Sayang nih bikin pas tgl 30 malam pulak, ga dapat matahari buat fotonya.....
Akhir kata.... happy b.day KBB...wish a happy tea party for all of us.... Hip hip.. huray...

Sunday, July 31, 2011

KBB#24: Rich Chocolate Tart

PR kali ini kebagian jadi host menggantikan Mb Nonon yang udah resign dari KBB. Berduet dengan mb Ade, dapat contekan resep duluan... Niatnya sih mau bikin secepatnya, tapi...... ngejar target bikin bolgul dan LBT dulu.. trus traveling dan les jahit... akhirnya hari terakhir SKS sambil mengerjain round up..... Karena host dapat laporan dari KBBers lainnya, sudah cukup siap ketika tahu memang adonan pastry-nya lembek. Hasilnya memang nyoklat banget, ga salah kalau disebut rich chocolate tart.......


KBB#24: Rich Chocolate Tart
Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.
Untuk 10 porsi

Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Cara Membuat :
1. Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP, lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.
2. Panaskan oven, suhu sedang (moderate). 
3. Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.
4. Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.
5. Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow).

Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Cara membuat:
1. Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. 2. Masukkan krim, coklat dan ekstrak.
3. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set.
4. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.

Tips:
1. Supaya tidak cembung permukaannya, tusuk pastry dengan garpu (tapi tidak sampai tembus)
2. Fungsi kacang2an atau beras adalah menjaga mangkok pastry supaya tetap rata


P.S. Satu resep dapat 1 loyang pie 20cm dan 5 pie mini

Dengan bangga logo lulus ini aku pajang. Sampai ketemu ditantangan selanjutnya.......

Monday, May 30, 2011

KBB#23 Cheesy Fun - Lemon Cheesecake

Tantangan kali ini ga bisa bikin awal, karena kesulitan bahan utama, di TBK langganan di Sidoarjo, Ricotta dan Mascarpone ga ada yang jual. Akhirnya dapat petunjuk dimilis kalo di Papaya ada. Setelah dianggurin 2 minggu - untung belum expired - mengumpulkan mood dan semangat, mumpung masih tanggal 29, walau badan capek habis ikuran Lady Arvian,  bikin juga nih PR-nya... --- maaf ya Bu host mefet habiz......


Menurut aku, cheese cake ini rasanya lain dari yang biasanya aku bikin.. Lebih light, beraroma strong lemon dan soft... Ga perlu dimasukkan kulkas udah cukup kokoh. Perpaduan kacang dan palm sugar juga memberikan rasa yang berbeda.. Love it !!



Lemon Cheesecake
 Sumber: Successful Baking
Cheesecake ala Italian  ini memiliki rasa citrusy yang enak sekali disantap dengan espresso kental.

Bahan-bahan :

¼ cup port ----- (*sejenis wine - bisa diganti) : aku ganti pakai orange juice
¼ cup orange juice
75g sultanas : aku ga pake, soalnya ga nemu, kalo kismis, Nuha ga doyan
150g mascarpone
400g ricotta
125g gula kastor
2 btr telur, pisahkan kuning dan putihnya
3 buah lemon, parut kulitnya
60g tepung terigu
80g manisan apricot, iris tipis : aku ga pake

Crust:
30g mentega tawar
185g kacang2an, haluskan
8 sdt gula kastor
4 sdt dark brown sugar
½ sdt bubuk kayu manis
¼ sdt bubuk mixed spice : aku ga pake, soalnya Nuha ga suka

Cara membuat :
1/. Panaskan oven 170C. Siapkan loyang ukuran 23cm, olesi dasar dan sisi2 loyang dengan mentega leleh. Alasi dasar loyang dengan baking paper, lalu olesi mentega leleh.

2/. Panasi port, orange juice, dan sultanas di dalam panci selama 5 menit. Angkat dari api, tutup dan biarkan selama 15 menit.

3/. Crust: panaskan mentega hingga leleh, masukkan kacang2an, semua gula dan rempah-rempah; aduk rata. Letakkan di dasar dan sisi loyang, tekan-tekan supaya padat dan melekat.

5/. Kocok mascarpone dan ricotta hingga lembut, lalu masukkan gula, kuning telur dan parutan kulit jeruk, lalu masukkan tepung, aduk hingga rata dan lembut. Masukkan campuran sultanas-port-orange juice dan apricots.

6/. Kocok putih telur di dalam mangkuk yang bersih dan bebas lemak hingga soft peaks. Masukkan putih telur kocok ke dalam campuran keju. Tuang ke dalam loyang, ratakan permukaannya.

7/. Letakkan loyang ke atas loyang oven/loyang biscuit (oven tray/baking tray), panggang selama 1 jam, atau hingga permukaan cheesecake set tengah2nya dan berwarna emas kecoklatan di sekelilingnya. Matikan oven. Biarkan cheesecake di dalam oven dengan pintu dibuka sedikit selama 50-60 menit.

8/. Keluarkan cheesecake dari oven. Gunakan pisau tumpul secara perlahan ke sekeliling cheesecake, lalu biarkan hingga betul2 dingin. Keluarkan cheesecake dari loyang dan dinginkan dalam kulkas selama 2 jam sebelum disajikan.

Tips: olesi mentega leleh ke sekeliling loyang agak tebal sehingga crust kacang akan terbalut secara merata.

Walau mepet banget setornya, dengan bangga logo lulus ini aku pajang... Thanks all yang udah baca posting ini sampai akhir.. Sayang sekali bahan-bahannya maharani amir jadi ga mungkin bikin sering sering..

Tuesday, March 08, 2011

KBB 22 Made in Indonesia Plus : Caramel Klappertart with Spun Sugar

Dapat surat cinta kali ini, langsung bingung dengan spun sugar. Ga pernah denger, lihat ato ngerti... balada ga pernah nonton TV nih...
Browsing - baca surcin - browsing - trus baca surcin berulang kali baru ngerti PR kali ini.  Nah untuk bakingnya pilihan jatuh ke karamel klapertaart mumpung punya banyak tepung custard. Resep ini didapat dulu banget dari NCC

Karamel Klappertart

Source : Kursus NCC


Bahan :
500 ml susu segar
125 gr gula pasir
5 btr telur
2 sdm tepung custard
1/4 sdt garam
2 btr kelapa muda
100 gr almond slice
100 gr kismis
5 lembar roti tawar
200 gr gula pasir
1 sdt air jeruk nipis
2 sdm air panas


Cara Membuat :
1. Panaskan 200gr gula pasir sampai meleleh, tuang air jeruk nipis dan air panas, masukkan kedalam loyang
2. Kocok telur dan gula sampai larut, masukkan tepung custard, kocok rata

3. Panaskan susu dan garam


4. Campurkan telur kedalam susu, aduk rata


5. Susun diatas loyang berisi karamel, tabur kayumanis bubuk, kelapa muda, almond dan kismis, tutup lagi dengan roti tawar, buat 2 lapis

6. Tuang adonan susu kedalam loyang

7. Panggang dengan au bain marie sampai matang


Tips membuat karamel ala Fatmah Bahalwan
1. Taruh gula pasir didalam wajan atau panci, masak diatas kompor dengan api sedang.
2. Biarkan gula menjadi coklat seperti gosong, tapi tidak sampai hitam
3. Ingat , pada proses ini, gula jangan diaduk, cukup pancinya digoyang-goyang saja.
4. Setelah semua gula menjadi caramel, tuang air (panas) dan air jeruk nipis, biarkan mendidih sebentar.


Tips dari m’Riana
Karamelnya tuang ke loyang waktu masih panas. Nanti dia akan mengeras di dalam loyang. Nah, setelah dia mengeras, baru adonan puddingnya dituang, jadi gak nyampur adonannya. Nanti setelah di-au-bain-marie, karamelnya akan mencair lagi karena panas, tapi gak nyampur sama adonan pudding.


Spun Sugar (Angel’s Hair)
Source: Dessert Techniques by Le Cordon Bleu Cooking Schools


Alat: Pakailah whisk yang sudah tidak dipakai tetapi masih bagus (tidak karatan), lalu pakai wire cutter, potonglah jari-jari whisk di ujung (yang melengkung), sehingga whisk anda akan ‘gundul’. Gunakan whisk ini untuk membuat spun sugar  ---- aku pakai garpu aja


Sugar Syrup


Silakan pilih:
Medium use 1 ¼ cups sugar to 1 cup water :  aku pakai yang medium ini
Heavy use 1 ¼ cups sugar to ⅞ cup water.


Step :
1. Heat the sugar syrup to 311 F then plunge into a pan of cold water to halt the cooking process.
2. Cover your work surface with parchment paper. Holding a rolling pin in one hand over the paper, dip the whisk into the sugar syrup and flick it back and forth over the rolling pin so that railing threads are formed.

3. Gently gather up the strands and fold them back over the rolling pin. Loosen and lift them or slide them off the pin gently.
4. Break the sugar in half and gently shape each half as desired in your hands.
Dengan bangga logo lulus ini aku pajang